5 HP dengan Fitur NFC yang Wajib Anda Miliki

5 HP dengan Fitur NFC yang Wajib Anda Miliki – Di zaman berkembangnya teknologi ini penggunaan handphone menjadi salah satu keperluan sehari-hari kita.

HP NFC Murah hingga Mahal
Rekomendasi 5 HP NFC Murah hingga Mahal

Selain digunakan untuk berkomunikasi dan penyedia berbagai macam informasi, handphone akhir-akhir ini menjadi lebih pintar dengan fitur-fitur yang semakin memudahkan penggunanya.

Apa itu NFC?

Salah satu fitur yang menjadi pertimbangan pengguna handphone akhir-akhir ini adalah teknologi NFC.

NFC merupakan singkatan dari Near Field Communication yang mana sesuai namanya, teknologi ini membuat kita bisa menghubungkan dua perangkat dengan hanya mendekatkan atau menempelkan perangkat saja.

Ada banyak kegunaan dari fitur NFC ini, misalnya menghubungkan perangkat Anda dengan perangkat lain dengan hanya menempelkan.

Tidak seperti dulu yang masih menggunakan bluetooth, tanpa perlu direpotkan dengan pairing antar perangkat, fitur NFC memudahkan perangkat Anda untuk terhubung dengan perangkat lain.

Selain itu fitur NFC dapat digunakan untuk transaksi non-tunai yang mulai berlaku  akhir-akhir ini, seperti e-money atau e-toll.

5 HP dengan Fitur NFC dari yang Murah Hingga Premium

Di bawah ini 5 HP dengan fitur NFC yang bisa Anda dapatkan di Indonesia.

  1. Samsung A50

Samsung A50 - HP dengan Fitur NFC
Samsung A50 – HP dengan Fitur NFC

Samsung A50 hadir dengan desain yang elegan dengan beberapa pilihan warna yang bisa kita pilih sesuai keinginan kita, yaitu black, white, blue, dan coral.

Untuk dimensi layarnya sendiri yaitu 158,5 x 74,7 x 7,7 mm dengan beratnya sekitar 166 gram. Dengan layar Super AMOLED berukuran 6,4 inci, Anda bisa menikmati tampilan gambar yang HP ini berikan dengan tajam dan semakin bening.

Tidak hanya itu, layar Super AMOLED ini juga dilengkapi dengan resolusi Full HD 1280 x 729 pixels dengan aspek ratio 19:5:9.

HP dengan fitur NFC ini juga dibekali RAM berkapasitas 4GB dan 6GB, dan disertai memori penyimpanan internal yang berkapasitas besar, yakni 64GB dan 128GB.

Dengan Kapasitas RAM dan memori penyimpanan internal sebesar ini, Anda bisa menampung banyak data yang Anda perlukan tanpa khawatir. Performanya pun sudah pasti mulus. Lalu bagaimana dengan baterai nya?

Baterai dari Samsung Galaxy A50 memiliki kapasitas baterai sebesar 4000 mAh dan tentunya telah dilengkapi dengan fitur fast charging.

Kalau kapasitas sebesar ini, Anda tidak perlu repot bolak-balik mengisi daya. Karena kapasitas baterai yang besar dan fitur fast charging yang mumpuni, membuat Anda tidak perlu khawatir kehabisan daya baterai di saat-saat yang penting.

Samsung Galaxy A50 juga sudah dilengkapi dengan Port USB type-C dan fitur keamanan sidik jari. Kamera belakang HP ini pun sangat canggih.

Mengusung triple camera dengan resolusi masing-masing 25MP, 8MP, dan 5MP, membuat Anda yang suka memotret jadi lebih asik menggunakan kamera Samsung Galaxy A50 ini.

Untuk harganya sendiri, Samsung Galaxy A50 4GB/64GB dibanderol dengan harga 3,2 juta Rupiah. Sedangkan untuk yang 6GB/128GB, adalah 4,6 juta Rupiah.

  1. Xiaomi Mi Note 10 Pro

 

Xiaomi Mi Note 10 Pro
Xiaomi Mi Note 10 Pro – HP dengan Fitur NFC

Kali ini ada Xiaomi yang telah merilis Xiaomi Mi Note 10 Pro di Indonesia. Fitur yang paling menarik dari HP ini adalah terletak pada kameranya.

Kamera belakang Xiaomi Mi Note 10 Pro ini dilengkapi dengan lima kamera, masing-masing adalah kamera wide-angle 108MP, lensa telephoto 12MP dan 5MP, lensa ultra wide-angle 20MP, dan yang terakhir sebuah lensa makro 2MP.

HP dengan fitur NFC ini memiliki layar 3D Curved AMOLED 6,47 inci dengan resolusi Full HD Plus. Pada bagian layar ini terdapat poni Dot Drop yang terpasang kamera depan 32MP.

Pada layar ini juga dibekali pemindai sidik jari, jadi Anda tidak perlu repot-repot memutar HP Anda untuk memindai sidik jari Anda.

Mi Note 10 Pro memiliki kapasitas baterai sebesar 5.260 mAh dan didukung dengan pengisian daya cepat dengan 30watt.

Memiliki RAM sebesar 8GB dan memori penyimpanan internal sebesar 256GB, membuat Anda tidak perlu khawatir dengan performa HP ini yang tentunya berjalan dengan mulus.

HP dengan spesifikasi mumpuni ini dibanderol dengan harga sekitar 7 juta rupiah.

  1. Realme X2 Pro

Realme X2 Pro - HP dengan Fitur NFC
Realme X2 Pro – HP dengan Fitur NFC

Realme yang berasal dari Cina kini secara resmi telah merilis ponsel terbaru mereka yang juga merupakan ponsel flagship pertama mereka yang dibawa ke Indonesia, Realme X2 Pro.

Layar X2 Pro ini berukuran 6,5 inci dengan panel layar Super AMOLED, resolusi Full HD Plus dengan aspek ratio mencapai 20:9.

Tentu gambar yang dihasilkan akan terlihat bening dan tajam. Pemindai sidik jari pada HP ini juga telah tertanam di bagian layarnya.

HP dengan fitur NFC ini juga dilengkapi dengan empat kamera, yang terdiri dari kamera utama 64MP, kamera telephoto 13 MP, kamera ultra wide-angle 8MP, dan kamera depth sensor 2MP. Dan tak lupa kamera depan 16MP.

Kapasitas baterai yang disuguhkan Realme X2 Pro ini adalah sebesar 4000 mAh, didukung dengan fitur pengisi daya cepat 50watt.

HP ini juga dibekali dengan RAM sebesar 12GB dan memori penyimpanan internal sebesar 256GB. Pasti bakal sangat mulus kalau Anda memakai HP ini, meski Anda sibuk dengan berbagai aplikasi yang Anda pasang di dalamnya.

Realme X2 Pro ini dibanderol dengan harga 7,8 juta Rupiah.

  1. Asus Zenfone Max Pro M2

Asus Zenfone Max Pro M2 - HP dengan Fitur NFC
Asus Zenfone Max Pro M2 – HP dengan Fitur NFC

Asus Zenfone Max Pro M2 ini cocok untuk Anda yang ingin memiliki HP dengan fitur NFC, tapi juga mendukung untuk hobi gaming Anda. Spesifikasi yang mumpuni dari HP ini membuat Anda betah menggunakannya untuk gaming.

HP ini bertenaga chipset Snapdragon 660 Mobile Platfrom yang membuat Anda dihindarkan dari hambatan ketika sedang asik gaming. Apalagi dengan kapasitas baterai sebesar 5000 mAh, HP ini cocok untuk Anda yang suka bermain game maupun penikmat multimedia non-stop.

Untuk kapasitas penyimpanan, Zenfone Max Pro M2 ini dilengkapi dengan memori penyimpanan internal sebesar 32GB dan 64GB, didukung dengan kapasitas RAM yang juga cukup besar, yakni 3GB, 4GB, dan 6GB.

Untuk layar, HP ini memiliki IPS LCD berukuran 6,3 inchi dengan resolusi Full HD Plus dengan aspek rasio mencapai 19:9.

Dengan spesifikasi layar seperti ini, dijamin Anda akan mendapatkan pengalaman bermain game dan menikmati multimedia dengan tanpa hambatan.

Kamera belakang HP ini terdiri dari dua kamera, yaitu kamera utama 12MP dan kamera wide-angle 5MP. Tak lupa kamera depan 13MP.

Untuk harga, Zenfone Max Pro M2 ini dihadirkan dengan tiga varian, yaitu untuk 3GB/32GB dengan harga 2,8 juta Rupiah, 4GB/64GB dengan harga 3,2 juta Rupiah, dan 6GB/64GB dengan harga 3,7 juta Rupiah.

  1. Nokia 6.1 Plus

Nokia 6.1 Plus
Nokia 6.1 Plus – HP dengan Fitur NFC

Kali ini ada salah satu HP milik Nokia yang memiliki teknologi NFC sebagai pelengkap fitur-fiturnya. Mari langsung kita lihat spesifikasinya.

Dari segi layar, HP  ini memiliki layar seluas 5,8 inchi dengan resolusi Full HD dan aspek rasio yang cukup luas, mencapai 19:9. Layar ini juga memiliki model poni yang di dalamnya terletak kamera dan sensor bagian depan.

Kamera belakang Nokia 6.1 Plus terdiri dari dua kamera, yakni kamera dengan besaran 16MP dan 5MP. Di punggung HP ini juga dilengkapi dengan pemindai sidik jari sebagai fitur keamanan.

Sedangkan untuk kamera depan, HP ini memiliki kamera dengan besaran 16MP yang sangat cocok untuk Anda yang suka selfie seorang diri maupun bersama teman-teman.

HP ini dilengkapi dengan prosesor Snapdragon 636 yang didukung dengan RAM berkapasitas 4GB dan memori penyimpanan internal sebesar 64GB. Ada juga slot MicroSD yang dapat mencapai 400GB.

Dengan kapasitas baterai 3060 mAh, Nokia 6.1 Plus ini dibanderol dengan harga 2,6 juta Rupiah.

Baca juga :


Itu dia penjelasan singkat mengenai 5 HP dengan fitur NFC yang sangat memudahkan Anda dalam berkomunikasi maupun menjalankan kegiatan sehari-hari lainnya.

Apalagi seiring berkembangnya zaman, transaksi digital mulai diterapkan di berbagai tempat. Maka, tidak ada salahnya Anda memiliki salah satu HP di atas untuk memudahkan Anda dalam bertransaksi.

Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri

Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri Tanpa Kartu dan dengan Kartu – Salah satu bank yang memiliki banyak nasabah adalah bank Mandiri.

Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri
Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri Tanpa Kartu & dengan Kartu

Sebagai salah satu perbankan terpercaya, bank Mandiri juga menyediakan fasilitas kartu ATM. Gerai ATM bank ini tersebar di berbagai daerah sehingga mudah dijumpai.

Apakah Anda adalah nasabah bank Mandiri dan memegang kartu ATM? Mungkin, Anda memerlukan informasi cara mengambil uang di ATM Mandiri dan segala hal yang berkaitan dengan kartu ATM.

Untuk itu, kami siapkan ulasan berikut untuk membantu Anda.

Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri dengan Kartu

Cara ambil uang di ATM Mandiri dengan kartu sangat mudah, tinggal ikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Cari gerai ATM terdekat

Untuk bisa mengambil uang di ATM Mandiri harus menemukan gerainya terlebih dahulu. Tenang saja, bila tidak ada gerai ATM bank Mandiri bisa menggunakan gerai ATM bank BRI, BNI, CIMB Niaga atau BTN, bahkan yang lainnya.

  1. Masukkan kartu ATM dengan Benar

Sudah ketemu gerainya? Cara mengambil uang di ATM Mandiri berikutnya adalah dengan memasukkan kartu ATM dengan tepat. Bagian digit angka ada di atas dan menghadap ke sebelah kanan.

Bila lupa posisi kartu yang benar, tengok sebelah bawah slot kartu, biasanya terdapat contoh disana.

  1. Pilih bahasa yang dikuasai

Bank Mandiri menyediakan dua bahasa di mesin ATM, yaitu bahasa Indonesia dan Inggris. Pilih salah satu bahasa yang mudah bagi Anda.

  1. Ketik pin anda

Langkah selanjutnya adalah mengetik pin. Awas, jangan sampai keliru memasukkan kode pin sebanyak 3 kali karena mesin akan otomatis memblokir kartu Anda.

  1. Tentukan nominal

Lanjutkan cara ambil uang di ATM Mandiri dengan menentukan nominal. Sesuaikan besaran nominal dengan pecahan yang disediakan mesin. Mesin yang pecahan nominalnya 50.000 hanya bisa mengeluarkan uang dengan kelipatannya.

Begitu juga untuk mesin dengan pecahan 100.000. Jadi, jangan coba mengambil uang di luar kelipatan 50.000 dan 100.000.

Di layar mesin ATM sudah tersedia beberapa pilihan nominal pengambilan. Namun, bila nominal Anda berbeda bisa memilih penarikan jumlah lain.

Kemudian, isi nominal yang diinginkan. Tekan tombol “benar” sebagai cara ambil uang di ATM Mandiri selanjutnya.

  1. Mesin Mengeluarkan Uang

Mesin akan berbunyi beberapa saat sebelum uang keluar. Ambil uang yang keluar tersebut untuk disimpan dengan baik.

Hati-hati ketika mengambil uang di ATM karena kadang ada orang jahat yang mengincar nasabah setelah mengambil uang. Oleh karena itu, segera masukkan uang ke dompet dan tas setelah diambil.

  1. Keluarkan Kartu

Cara mengambil uang di ATM Mandiri telah selesai. Pada layar akan muncul pilihan “keluar” bila sudah tidak ada transaksi lainnya. Nah, kartu ATM bisa diambil.

Baca juga :

Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri Tanpa Kartu
Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri Tanpa Kartu | Sumber : Tirto.id

Cara ambil uang di ATM Mandiri tanpa kartu bisa dilakukan melalui mobile banking dan gerai sekaligus. Untuk lebih detail, bisa Anda pelajari langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Install aplikasi LinkAja

Sebelum mulai cara mengambil uang di ATM Mandiri tanpa kartu, install dulu aplikasi mobile banking Mandiri, yaitu LinkAja. (Klik di sini untuk pengguna iOS). Kemudian daftarkan nomor rekening Anda.

  1. Temukan Gerai ATM Mandiri Terdekat

Uang Anda akan keluar dari mesin ATM, jadi datanglah di gerai ATM Mandiri terdekat.

  1. Tekan tombol enter pada mesin ATM (biasanya berwarna hijau)

Setelah sampai di gerai ATM, tekan tombol enter atau yang biasanya berwarna hijau.

  1. Pililhlah menu LinkAja
  2. Kemudian pilih menu cash withdrawal
  3. Sekarang, masukkan nomor ponsel Anda yang terdaftar di mobile banking LinkAja
  4. Tekan “benar” untuk melanjutkan.
  5. Silahkan mengetik kode penarikan tunai sesuai dengan instruksi bank di akun LinkAja milik Anda. Untuk mendapatkan kode tersebut, Anda harus melakukan langkah-langkah berikut ini:
    • Login dulu di aplikasi LinkAja. Kemudian masuk di halaman utama.
    • Cara mengambil uang di ATM Mandiri tanpa kartu selanjutnya adalah dengan masuk ke menu Tarik saldo.
    • Anda bisa memilih nominal yang akan diambil
    • Lalu, pilihlah menu “buat kode penarikan” untuk mendapatkan kode yang nanti dimasukkan ke mesin ATM.
  1. Kalau sudah mengetikkan kode, silahkan tombol correct
  2. Transaksi selesai, uang Anda akan keluar dari mesin ATM

Cara mengambil uang di ATM Mandiri ini tanpa kartu ini tidak sulit dan cukup praktis. Bila suatu saat kartu ATM Anda ketinggalan, silahkan gunakan teknik tersebut.

Berbagai Permasalahan Terkait Kartu ATM

Sebenarnya, cara mengambil uang di ATM Mandiri cukup aman dan terpercaya. Namun, kadangkala terjadi masalah saat melakukan transaksi di gerai ATM Mandiri. Berikut ini kami rangkum permasalahan yang kerap muncul sekaligus dengan solusinya.

  • Kartu ATM tertelan

Mengapa kartu ATM bisa tertelan? Penyebabnya bermacam-macam, bisa karena kerusakan mesin, kartu tidak segera diambil setelah selesai transaksi, listrik padam saat transaksi, atau sengaja dibuat oleh orang jahat.

Lalu, apa yang harus dilakukan? Segera hubungi call center Mandiri. Pastikan nomor yang Anda tekan benar-benar asli. Bank akan menanyakan terkait identitas untuk melakukan pemblokiran sehingga tidak bisa melakukan transaksi melalui kartu ATM.

Ada hal penting yang harus Anda ingat bahwa bank tidak akan pernah menanyakan pin Anda. Bila operator menanyakannya, maka ada kemungkinan yang Anda hubungi justru pelaku kejahatan perbankan.

  • Uang tertelan

Sudah terlanjur transaksi tapi ternyata uangnya kembali masuk mesin, apakah ini pernah Anda alami? Cara mengambil uang di ATM Mandiri mungkin sudah dilakukan dengan benar. Namun, karena adanya kendala di mesin sehingga uang tertelan oleh mesin.

Segera hubungi call center dengan menyebutkan lokasi gerai ATM, nomor rekening Anda, dan nominal uang yang masuk lagi ke mesin. pihak bank akan melakukan pembatalan transaksi Anda.

Jangan tunda untuk menghubungi call center agar lebih mudah untuk melakukan penelusuran.

  • Kartu ATM tidak bisa digunakan

Kejadian kartu ATM tidak bisa digunakan ini punya beberapa sebab seperti kerusakan kartu, kerusakan mesin ATM dan kartu ATM kadaluarsa.

Anda bisa melaporkan hal ini pada call center untuk mengetahui penyebabnya. Bila masa aktif kartu ATM habis, silahkan pergi ke bank untuk memperbaruinya.

Sekarang, apakah Anda sudah paham cara mengambil uang di ATM Mandiri? Ternyata bisa dilakukan dengan atau tanpa kartu ATM. Daripada antri lama di bank, lebih baik mengambil uang di ATM saja.

Baca juga :


Penutup

Perlu diketahui bahwa cara mengambil uang di ATM Mandiri ini juga ada resikonya. Para pelaku kejahatan perbankan punya berbagai macam modus untuk menguras rekening Anda. Oleh karena itu, berhati-hatilah setiap kali transaksi.

Jangan pernah memberikan pin, password mobile banking, dan kode penarikan kepada orang lain karena bisa dijadikan jalan untuk aksi kejahatan.

Bila cara mengambil uang di ATM Mandiri mengalami kendala, hubungi call center dan jangan minta bantuan orang yang tidak dikenal. Selain itu, sebelum membuang struk transaksi sebaiknya disobek terlebih dahulu agar tidak bisa dibaca.

Bila Anda merasa kurang aman, silahkan mengajak saudara ketika mengambil uang di ATM. Bahkan, pihak kepolisian kini bersedia mengawal masyarakat yang hendak mengambil uang di bank tanpa dipungut biaya.

Bila sudah melakukan kehati-hatian, maka cara mengambil uang di ATM Mandiri sebenarnya sangat aman. Simpan selalu call center Mandiri di ponsel Anda supaya segera mendapatkan penanganan ketika terjadi masalah saat transaksi.

Semoga apa yang kami sampaikan di atas bermanfaat ya. Silakan baca juga cara mengambil uang di atm bni tanpa kartu yang mungkin juga Anda butuhkan.

Cara Mengambil Uang di ATM BRI

Cara Mengambil Uang di ATM BRI Tanpa Kartu dan dengan Kartu ATM – Di zaman modern ini, kita tidak perlu membawa uang kemana-mana bila hendak bepergian atau belanja.

Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan & Tanpa Kartu
Cara Mengambil Uang di ATM BRI dengan & Tanpa Kartu | Sumber : Lifepal.co.id

Uang yang kita miliki lebih aman disimpan di bank sehingga tidak menjadi incaran para copet atau rampok.

Lebih baik lagi kalau bank yang dipilih sudah terdaftar di Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), contohnya Bank Rakyat Indonesia (BRI). Jadi, LPS akan menanggung uang simpanan kita bila sewaktu-waktu bank mengalami kebangkrutan.

Lalu, bagaimana kalau butuh uang sewaktu-waktu? Tidak perlu khawatir, Anda bisa menggunakan kartu debit atau ATM. Apakah Anda sudah tahu cara mengambil uang di Atm BRI?

Cara mengambil uang di ATM BRI  bukan hal yang sulit. Tapi, bagi nasabah baru mungkin sedikit bingung. Kami akan memberikan informasi tentang langkah-langkah mengambil uang di ATM BRI sehingga Anda tidak salah tombol nantinya.

Mencari Mesin ATM

Sebelum nemulai cara ambil uang di atm BRI tanpa kartu mapun dengan kartu, Anda harus mencari dulu mesin ATM dari bank BRI.

Bila kesulitan, bisa menggunakan mesin ATM bank lain yang tergabung dalam ATM link, yaitu BRI, BNI, Mandiri, Danamon, BTN, danCIMB Niaga.

Kalau mesin ATM link tidak ada, Anda bisa menggunakan mesin ATM milik bank BCA, Permata Bank dan Citibank, namun biasanya dikenakan biaya admin.

Cara Mengambil Uang dengan Kartu ATM BRI

Kalau mesin ATM sudah ketemu, silahkan masuk ke bilik dan ikuti cara mengambil uang di ATM BRI berikut ini:

  • Tentukan dulu nominal pecahannya. Ada mesin ATM yang menyediakan nominal pecahan 50.000 dan ada juga 100.000. Gunakan mesin yang sesuai dengan besarnya uang yang akan Anda ambil. Misalnya, untuk bisa mengambil uang Rp.350.000,- berarti harus menggunakan mesin ATM yang nominal pecahannya Rp.50.000,- karena mesin dengan nominal Rp.100.000,- hanya melayani untuk kelipatan 100.000-an saja.
  • Masukkan kartu dengan posisi yang benar. Pada bagian bawah tempat memasukkan kartu sudah tersedia contoh untuk pengguna yang belum terbiasa cara mengambil uang di ATM BRI. Sebagai gambaran, awalan nomor ATM dimasukkan terlebih dahulu.
  • Anda bisa memilih menggunakan bahasa Indonesia atau Inggris. Klik di bagian kanan atau kiri sesuai dengan arah panah.
  • Memasukkan kode pin. Cara mengambil uang di ATM BRI berikutnya adalah dengan memasukkan kode pin. Ingat bahwa pin Anda bisa diblokir secara otomatis bila salah memasukkan sebanyak 3 kali. Jadi, hafalkan betul pin Anda setelah mengetahui cara ambil uang di ATM BRI.
  • Silahkan pilih besaran uang yang akan diambil. Pada layar mesin sudah ditampilkan nominal tertentu. Namun, Anda bisa mengambil nominal lain dengan cara manual, yaitu dengan memencet tombol penarikan jumlah lain.
  • Apabila Anda ingin mencetak struk untuk mengetahui saldo, silahkan tekan “cetak receipt”.
  • Tunggu beberapa saat, mesin akan melakukan proses mengeluarkan uang.
  • Uang Anda bisa diambil
  • Mesin ATM akan tanya, “apakah ada transaksi lain?” Bila tidak ada, bisa menekan tombol “tidak”.
  • Kartu ATM akan segera keluar, silahkan ambil kartu Anda dan menyimpannya dengan aman. Cara mengambil uang di ATM BRI ini sangat mudah, bukan?

Cara Ambil Uang di ATM BRI Tanpa Kartu

Cara Ambil Uang di ATM BRI Tanpa Kartu
Cara Ambil Uang di ATM BRI Tanpa Kartu | Via : Bonepos.com

Kemajuan teknologi turut memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi perbankan. Sekarang, untuk mengambil uang di ATM tidak harus menggunakan kartu. Cara ambil uang di ATM BRI tanpa kartu ini sangat menguntungkan bagi orang yang kerap lupa membawa kartu atau ingin lebih praktis. Lalu, bagaimanakah caranya?

#1. – Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengaktifkan aplikasi BRI mobile. Unduh aplikasinya dan daftarkan nomor rekening Anda.

Download BRI Mobile : untuk Android & iOS.

#2. – Cari mesin ATM BRI atau yang tergabung dalam ATM link

#3. – Silahkan tekan tombol di sebelah kiri bawah mesin

#4. – Kemudian, pilihlah menu “tarik tunai”

#5. – Silahkan masukkan kode tarik tunai

Untuk mendapatkan kode tarik tunai, ada beberapa langkah yang harus diikuti:

  • Masuk aplikasi BRImo
  • Login dengan memasukkan user ID dan password
  • Pada halaman home BRImo, pilih menu tarik tunai
  • Silahkan memilih rekening yang akan diambil uangnya
  • Masukkan besar nominal penarikan
  • Masukkan kembali password Anda
  • Nah, kode “tarik tunai” akan muncul untuk dimasukkan di mesin ATM.

#6. – Masukkan nomor handphone Anda

#7. – Nah, tunggu beberapa saat hingga uang Anda keluar dari mesin ATM.

Cara ambil uang di ATM BRI tanpa kartu ini cukup mudah dan praktis. Jadi, jangan bingung lagi bila kartu debit Anda ketinggalan di rumah.

Tips Mengambil Uang di ATM BRI

Meskipun telah dilengkapi dengan teknologi pengaman, namun cara mengambil uang di ATM BRI tetap menyisakan ruang kejahatan bila kita kurang berhati-hati.

Kadang, karena panik atau kurangnya wawasan membuat nasabah salah langkah sehingga uang tabungannya justru terkuras habis. Berikut ini kesalahan yang kerap dilakukan nasabah yang perlu Anda waspadai.

  • Meninggalkan ATM sebelum transaksi selesai.

Mungkin karena tergesa atau kurang mengerti, ada sebagian masyarakat yang terburu pergi tanpa menyelesaikan transaksi. Setelah uang keluar dari mesin ATM, mereka kemudian mengambilnya dan langsung pergi.

Padahal, kartu masih berada di dalam mesin dan transaksi belum dihentikan. Bila hal ini sampai diketahui orang lain, maka orang tersebut bisa mengambil uang Anda dengan mudah.

  • ATM lupa tidak diambil

Kesalahan kedua saat ambil uang di ATM BRI adalah kartu lupa tidak diambil. Transaksi sudah dihentikan, tapi langsung pergi tanpa membawa kartu.

Bila tidak ada orang lain yang antre, kartu bisa ditelan mesin dan Anda harus mengurus ke bank. Tapi, bila ada orang jahat, maka kartu tersebut dapat dipakai untuk menguras uang Anda.

  • Meminta bantuan orang tak dikenal

Cara mengambil uang di ATM BRI memang mudah, namun bagi sebagian orang bisa terjadi salah langkah dan bingung sehingga meminta bantuan orang di sekitarnya.

Nah, orang tersebut belum tentu baik. Malahan, dia bisa mengetahui password ATM Anda untuk mencuri. Makanya, pelajari dulu cara mengambil uang di ATM BRI sebelum mulai transaksi.

  • Memberitahukan pin kepada orang lain

Pin adalah hal yang sangat privasi, bahkan pihak bank saja tidak mengetahuinya. Jadi, jangan berikan pin Anda kepada siapapun meski terjadi kerusakan mesin atau ATM tertelan.

Bila ada kendala, segera hubungi pihak bank untuk memblokir ATM Anda.

  • Membuang struk receipt sembarangan

Belakangan muncul modus baru untuk menguras uang nasabah, yaitu menggunakan struk receipt yang dibuang sembarangan. Sebaiknya bawa pulang struk Anda atau disobek-sobek dulu sebelum membuangnya.

  • Menghubungi nomor palsu yang tertera di mesin ATM

Bila terjadi kendala saat mengambil uang di ATM, jangan lantas menghubungi nomor yang tertera di mesin ATM.

Pastikan dulu kalau nomor tersebut benar-benar call center BRI karena bisa jadi penjahat sengaja menempelkan nomor di mesin ATM untuk mengelabui nasabah. Lalu, mereka akan meminta password ATM untuk mencuri uang Anda.

  • Kartu ATM hilang

Masalah kartu ATM hilang ini memang masih bisa diurus di bank. Namun, tentu menyulitkan dan membutuhkan waktu lama. Bahkan, bisa jadi pihak bank meminta Anda untuk mencari surat keterangan kehilangan dari pihak kepolisian.


Itulah cara mengambil uang di ATM BRI sekaligus tips aman bertransaksi menggunakan mesin ATM.

Bila masih ragu untuk mengambil uang di ATM, sebaiknya mengajak anggota keluarga atau sahabat yang benar-benar bisa dipercaya untuk mengajari. Tapi ingat, jangan sampai ada yang tahu pin Anda.

Dari cara ambil uang di atm BRI di atas apakah ada pertanyaan? Sampaikan melalui kolom komentar di bawah ini ya.

Cara Mengambil Uang di ATM BNI

Cara Mengambil Uang di ATM BNI Tanpa Kartu & dengan Kartu – Cara mengambil uang di ATM BNI hampir sama dengan ATM bank yang lain. Hanya saja, ada beberapa perintah yang agak berbeda.

Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri Tanpa Kartu & dengan Kartu
Cara Mengambil Uang di ATM Mandiri Tanpa Kartu & dengan Kartu | Sumber : Lifepal.co.id

Sebagai salah satu bank BUMN, bank BNI punya kelebihan-kelebihan dalam pelayanannya seperti gerai ATM yang banyak tersebar di berbagai daerah, pelayanan cepat dan luas, serta didukung oleh teknologi mutakhir.

Bagi nasabah baru, mungkin masih butuh informasi tentang cara mengambil uang di ATM BNI. Pada artikel kali ini, kami sajikan langkah-langkah lengkap untuk mengambil uang dari kartu debet.

Cara Mengambil Uang di ATM BNI dengan Kartu

  1. Temukan Gerai ATM BNI atau ATM Link

Untuk bisa mengambil uang, Anda harus datang ke gerai ATM BNI. Bila tidak ada, silahkan menggunakan gerai ATM bank lain yang termasuk dalam ATM Link seperti BRI, Mandiri, CIMB Niaga, Danamon dan BTN. Bank BNI juga tergabung dalam ATM prima sehingga Anda bisa mengambil uang di ATM bank BCA.

  1. Masukkan Kartu

Silahkan masukkan kartu ATM Anda di slot yang ada di bagian kanan bawah layar. Di sebelah bawah slot biasanya terdapat gambar contoh posisi masuknya kartu yang benar.

Cara mengambil uang di ATM BNI yang benar adalah bagian kartu yang ada digit angkanya berada di atas dan menghadap ke kanan.

Jangan coba memasukkan kartu ATM dengan paksa karena bisa rusak atau tertelan mesin ATM. Bila posisi kartu sudah benar, maka akan masuk dengan mudah. Jadi, bila kartu sulit dimasukkan, berarti posisinya keliru.

  1. Pilih Bahasa

Ada dua pilihan bahaya yang bisa dipakai, yaitu Bahasa Inggris dan Indonesia. Gunakan bahasa yang Anda kuasai untuk mempermudah cara ambil uang di ATM BNI selanjutnya.

  1. Masukkan Pin

Cara mengambil uang di ATM BNI selanjutnya adalah memasukkan pin. Pastikan pin Anda tidak dilihat orang lain. Di layar bagian bawah terdapat peringatan untuk mengganti kode pin secara berkala agar terhindari dari kejahatan.

  1. Pilih Jumlah Penarikan

Setelah pin berhasil dimasukkan, cara mengambil uang di ATM BNI selanjutnya adalah memilih jumlah penarikan. Berapakah uang yang akan Anda ambil? Bacalah bagian atas mesin ATM yang menunjukkan pecahan nominal yang bisa ditarik.

Ada dua pilihan, yaitu 50.000 dan 100.000. Ambil uang Anda sesuai dengan kelipatan pecahan nominal tersebut.

Di bagian layar sudah terdapat jumlah penarikan umum, yaitu 250.000, 500.000, 1.000.000 dan 1.250.000. Namun, bila Anda ingin mengambil di luar nominal tersebut, silahkan tekan menu “jumlah penarikan lain”.

Kemudian ketik jumlah uang yang ingin Anda ambil secara manual. Terakhir, tekan pilihan “tekan jika benar”.

  1. Pilih Sumber Dana

Cara ambil uang di ATM BNI selanjutnya adalah memilih sumber dana. Ada dua pilihan sumber dana, yaitu rekening giro dan rekening tabungan. Umumnya, nasabah menggunakan rekening tabungan untuk kartu debit mereka.

  1. Cetak RECEIPT

Anda bisa mencetak struk transaksi untuk disimpan dengan menekan tombol “tekan jika ya”. Struk ini tidak harus dicetak, bila merasa kurang perlu tekan pilihan “tidak”. Sebaiknya bawa pulang struk dan simpan di tempat aman.

Bila hendak dibuang, jangan lupa untuk disobek dulu agar tidak disalahgunakan orang lain.

  1. Uang Keluar

Setelah itu, tunggu mesin memproses uang Anda. Segera ambil bila uang sudah keluar dan hitung dengan cepat. Cara mengambil uang di ATM BNI sudah hampir selesai.

  1. Penyelesaian

Terakhir, mesin akan menanyakan apakah ada transaksi lain? Bila tidak ada, silahkan tekan “tidak”. Kartu ATM Anda akan keluar. Jangan lupa mengambilnya dan menyimpan dengan baik.

Cara Cek Saldo ATM BNI

Selain mengambil uang, kartu ATM juga bisa digunakan untuk mengecek saldo. Mungkin saja suatu saat ada keluarga atau kolega yang transfer uang kepada Anda, maka silahkan dicek di ATM daripada harus antri di bank.

Cek saldo ATM ini juga mudah seperti cara mengambil uang di ATM BNI:

  1. Datang ke gerai ATM BNI, ATM link atau ATM Prima.
  2. Masukkan kartu ATM
  3. Pilih bahasa yang Anda pahami
  4. Masukkan kode pin
  5. Kemudian pilih menu lain
  6. Pilih informasi saldo
  7. Tekan tombol untuk tulisan “rekening tabungan”
  8. Nah, saldo tabungan Anda akan muncul
  9. Bila sudah tidak ada transaksi lain, bisa tekan “tidak” pada pilihan menu.

Cara Transfer Lewat ATM BNI

Cara transfer uang lewat ATM BNI juga cukup mudah. Cara 1-5 sama dengan yang tertera pada subab di atas. Adapun langkah selanjutnya silahkan mengikuti beirkut ini:

  • Pilihlah menu transfer
  • Pilihlah menu “dari rekening tabungan” bila sumber dana berasal dari tabungan
  • Pilih rekening tujuan.

Ada dua pilihan rekening tujuan, yaitu sesama bank BNI atau bank lainnya. Bila rekening tujuannya selain BNI, maka masukkan kode bank.

  • Masukkan Nomor Rekening

Masukkan nomor rekening yang Anda tuju.

  • Ketik nominal uang yang akan ditransfer. Kemudian, tekan menu “benar”.

Di layar akan muncul nominal yang ditransfer, nama pemilik rekening dan nomor rekening yang dituju. Pastikan semua data tersebut sebelum melanjutkan. Bila sudah benar, tinggal tekan “ya”.

  • Cetak Receipt

Anda akan ditanya untuk mencetak receipt atau tidak? Bila ingin mencetaknya, silahkan tekan “ya”. Struk receipt akan dicetak setelah transaksi selesai.

  • Penyelesaian

Sama dengan cara mengambil uang di ATM BNI, Anda juga akan ditanya, “Apakah ada transaksi lainnya?” Bila tidak ada, silahkan tekan tidak dan kartu akan keluar dari mesin berikut dengan struk receipt.

Baca juga :


Cara Mengambil Uang di ATM BNI Tanpa Kartu

Cara Mengambil Uang di ATM BNI Tanpa Kartu
Cara Mengambil Uang di ATM BNI Tanpa Kartu | Via : BNI.co.id

Sekarang ini, zaman sudah benar-benar canggih. Anda bisa mengambil uang di ATM BNI tanpa kartu. Cara mengambil uang di ATM BNI tanpa kartu akan kami jelaskan di bawah ini. Penasaran bagaimana caranya?

  1. Install dulu aplikasi BNI Mobile Banking untuk Android. (Klik di sini untuk iOS.)
  2. Daftarkan rekening Anda.
  3. Datangi gerai ATM BNI terdekat. Kalau tidak ada, bisa menggunakan ATM link atau ATM Prima.
  4. Silahkan menekan tomol enter yang ada di mesin ATM
  5. Pilihlah menu “Tarik tunai tanpa kartu”. Sampai disini, cara mengambil uang di ATM BNI tanpa kartu sedikit berbeda, ya.
  6. Dapatkan kode pin untuk penarikan tunai.

Cara mendapatkan kode pin tersebut adalah dengan login di aplikasi BNI mobile banking. Kemudian, pilih menu mobile tunai pada halaman awal, masukkan nomor rekening, dan nominal penarikan.

Setelah itu, masukkan nomor ponsel Anda. Klik menu “lanjut” untuk melanjutkan transaksi.

Cara mengambil uang di ATM BNI tanpa kartu berikutnya adalah memasukkan password Anda. Kode Tarik tunai akan dikirim via SMS di ponsel Anda atau lewat email. Kode ini bisa digunakan selama 2 jam saja.

  1. Masukkan kode pin tarik tunai dan kode OTP yang dikirimkan bank ke ponsel Anda.
  2. Transaksi telah selesai, silahkan ambil uang Anda.
  3. Jangan lupa keluar dari aplikasi BNI mobile banking untuk menghindari kejahatan hacker.

Baca juga :


Itulah cara mengambil uang di ATM BNI, baik menggunakan kartu ataupun tidak. Bila suatu saat lupa membawa kartu ATM, Anda masih punya cara mengambil uang di ATM BNI tanpa kartu dengan fasilitas BNI mobile banking sebagai solusi.

BNI merupakan bank yang terpercaya dan terdaftar di OJK maupun LPS.

Bila sewaktu-waktu terjadi masalah dengan bank BNI, maka uang Anda akan digantikan oleh Lembaga Penjamin Pinjaman. Jadi, tak perlu ragukan kredibilitas perbankan yang satu ini.

Semoga bermanfaat.

Memulai Bisnis Thai Tea Rumahan? Perhatikan Hal-Hal Ini

Cara Memulai Bisnis Thai Tea Rumahan – Belakangan ini bisnis Thai Tea tengah populer dan banyak diperbincangkan orang, terlebih oleh para calon pengusaha kecil yang ingin memulai karir di dunia bisnis.

Cara Memulai Bisnis Thai Tea Rumahan
Cara Memulai Bisnis Thai Tea Rumahan

Thai Tea sendiri adalah minuman instan dari negeri Gajah Putih yang cukup digemari masyarakat di tanah air.

Harga jual per cup atau botolnya pun variatif, ada yang menjual dengan harga murah hingga mahal. Namun berapapun harganya Thai Tea ini tetap laku di pasaran.

Melihat fakta tersebut, wajar kalau bisnis ini bisa menjadi kesempatan yang patut Anda lirik dalam membangun usaha kuliner ini.

Khususnya kalangan anak muda yang mau mencoba peluang merintis bisnis pribadi yang menguntungkan hanya dengan modal kecil, maka tak salah jika Anda mencoba mendirikan usaha ini.

Tips Jitu Memulai Usaha Thai Tea Rumahan

Saat Membuka usaha pastinya Anda tidak ingin jualannya sepi pembeli bukan? Apalagi semua kerja keras untuk mengembangkan bisnis hasilnya tidak memuaskan.

Bila seperti ini akan membuat Anda mudah terkena demotivasi. Untuk mencegahnya Anda perlu melakukan langkah-langkah tepat seperti yang dijabarkan di bawah ini.

#1. Menyiapkan Modal Usaha

Perkiraan modal yang diperlukan pada bisnis Thai Tea botol ini sebenarnya sangat variatif, mulai dari modal rendah sampai lumayan tinggi. Tapi karena pembahasan ini ditujukan untuk pebisnis pemula maka disini Anda memulai menjual Thai Tea dengan biaya awal usaha yang tidak terlalu besar dahulu.

Estimasi biaya yang mesti Anda keluarkan untuk memulai bisnis Thai Tea yakni pada kisaran 500 ribu sampai 1 juta rupiah. Budget ini hanya sebuah perkiraan dan kemungkinan akan terdapat perbedaan harga yang dijual di tiap daerah dari sisi peralatan maupun bahan baku yang dibutuhkan.

#2. Membeli Franchise dari Pihak Pertama

Untuk memudahkan memulai usaha kuliner Thai Tea Anda bisa membeli franchise bisnis thai tea tersebut. Apalagi bila Anda membeli franchise ini dari tangan pertama, sehingga modal yang dikeluarkan cukup murah, dan fasilitas yang didapat pun cukup lengkap.

Dengan franchise Thai Tea Anda cukup membayar sejumlah modal kemudian Anda akan diberikan alat dan bahan untuk bisnis minuman populer ini.

Memulai usaha ini menggunakan franchise tangan pertama terbilang efektif, pebisnis pemula memanfaatkan hal ini berjalan dengan baik. Terlebih modal yang digunakan terjangkau, sehingga Anda bisa menekan pengeluaran yang tak perlu dan meningkatkan keuntungan penjualan Thai Tea.

#3. Memilih Bahan Baku Berkualitas

Bahan baku Thai Tea untuk bisnis Anda mesti mempunyai kualitas terbaik, supaya produk Thai Tea yang nantinya Anda hasilkan juga berkualitas.

Anda bisa memilih berbagai merk apapun yang berkualitas sebagai bahan baku teh jenis Thai. Bahan Thai Tea mudah sekali ditemukan dan harganya cukup terjangkau, ada yang 15 ribu hingga 50 ribu rupiah.

Sedangkan susu kental atau susu evaporasi yang digunakan kebanyakan pemilik bisnis Thai Tea rumahan biasanya adalah berbagai merk susu berkualitas yang mana merupakan jenis susu paling umum dijumpai.

Dengan begitu Anda mudah mendapatkan bahan jenis susu tersebut untuk Thai Tea Anda ketika stok habis.

Namun jangan lupa untuk menggunakan bahan-bahan yang sudah terjamin keamanannya dan tersertifikasi baik itu dari MUI maupun BPOM. Semua bahan baku ini di market offline online ataupun di pasar umum tempat langganan sehingga Anda bisa mendapat potongan harga di sana.

#4. Mencoba Resep Produk & Memberikan Tester

Menjalankan usaha Thai Tea, tentunya Anda harus mempraktikkan bermacam-macam resep Thai Tea yang Anda kuasai sebelum menjualnya secara masal.

Anda mesti perhatikan pula takaran saji yang tepat antara teh dengan susu evaporasi, pastikan kedua bahan ini dipadukan dengan takaran yang pas sehingga rasa yang dihasilkan dapat memuaskan konsumen.

Untuk mencicipi produk Thai Tea yang Anda buat. Anda bisa meminta bantuan keluarga ataupun kerabat dekat sebagai tester. Dengan begitu Anda dapat menanyakan opini para tester ini mengenai rasa Thai Tea kreasi Anda.

Apakah rasanya sudah memenuhi standar rasa Thai Tea yang ada di pasaran atau sebaliknya. Bila rasanya masih jauh dari standar, sebaiknya Anda berlatih lagi mengolah Thai Tea hingga rasanya sempurna.

Ada banyak media belajar yang bisa Anda manfaatkan. Mulai yang gratis seperti cookpad, youtube, dsb. Hingga yang berbayar seperti mengikuti workshop yang di adakan oleh chef maupun restoran-restoran ternama.

#5. Memilih Lokasi Jualan yang Strategis

Sebagai pebisnis pemula sebaiknya Anda memilih lokasi yang strategis untuk merintis bisnis Thai Tea ini. Karena itu Anda harus melakukan observasi terhadap calon customer yang ada di lingkungan sekitar rumah Anda.

Adapun cara sederhananya yakni dengan observasi di tempat ramai pengunjung seperti kantor, sekolah, dan pusat perbelanjaan.

Pada umumnya tempat tersebut berada di dekat lingkungan rumah dan tiap harinya selalu ramai pengunjung. Makin ramai tempat itu, tentunya semakin cocok untuk dijadikan tempat menjual Thai Tea.

Namun untuk area sekolah dan kantor, Anda harus memperhatikan jam istirahat yang berlaku di kedua tempat ini. Biasanya pada jam istirahat kantor dan sekolah, bisnis Thai Tea Anda akan banyak terjual.

Jadi sangat disarankan untuk berjualan di lokasi tersebut sekitar jam 10 pagi. Apalagi di jam ini cuacanya sudah mulai panas sehingga siapapun akan mendatangi lapak Thai Tea Anda.

Strategi ini menjadi peluang untuk memperoleh pembeli serta akan meningkat penjualannya. Jika produk Thai Tea Anda sukses hingga habis terjual, pastinya keuntungan yang didapat jadi berlipat ganda dan diperoleh dengan sangat mudah pula.

#6. Menentukan Harga Jual Thai Tea

Menetapkan harga jual dengan tepat akan menentukan masa depan bisnis teh instan asal Thailand ini. Untuk memutuskan harga jual Thai Tea anda tak perlu memakai rumus yang sulit untuk menghitung berapa harga per cup atau botol Thai Tea yang Anda jual.

Cukup menyamakannya saja dengan harga umum di pasaran, biasanya harga per botol Thai Tea ini dijual dengan harga Rp. 10.000,00 – Rp. 20.000,00

Apabila Anda mampu menjual Thai Tea sekitar 50 botol per harinya, maka Anda telah mengantongi keuntungan yang cukup besar, yakni antara 6 hingga 8 juta rupiah per bulannya.

Itu pun dengan modal awal dibawah satu juta. Coba Anda bayangkan jika Anda berhasil menjual Thai Tea Anda lebih 50 botol sehari, sudah tentu Anda akan memperoleh benefit berlipat ganda setiap bulan.

#7. Memanfaatkan Media Sosial untuk Promosi

Untuk makin menyukseskan dan menaikkan jumlah penjualan Teh ala Thailand ini, Anda bisa menggunakan media sosial untuk memasarkan usaha Thai Tea Anda.

Media sosial mempunyai pengaruh sangat besar pada bisnis jenis apapun, begitu pula usaha Thai Tea. Gunakanlah media sosial seperti Twitter, Instagram, Linkedin, Facebook, dan lain-lain untuk meningkatkan brand awareness Thai Tea Anda pada masyarakat.

Melalui media sosial ini Anda juga bisa membagikan informasi mengenai promosi yang Anda berikan. Di zaman digital ini sangat penting memanfaatkan media sosial agar bisnis Anda berumur panjang dan memperluas pemasarannya.

Tips Memasarkan Bisnis Thai Tea via Facebook

Terkhusus facebook, kami memiliki beberapa tips teknis yang cukup efektif untuk memasarkan berbagai produk kuliner, termasuk usa thai tea Anda. Caranya :

  • Cari dan bergabunglah ke grup facebook tentang kuliner di kota Anda tinggal. Misal, Anda tinggal di Ngawi. Maka, carilah grup ‘kuliner ngawi’. Kemudian bergabunglah di sana.
  • Perhatikan syarat dan peraturan grup yang Anda bergabung didalamnya.
  • Jika diperbolehkan berjualan, coba tawarkan thai tea Anda di sana.
  • Ambil lah foto produk yang bagus. Anda bisa belajar terlebih dahulu di youtube atau dimanapun.
  • Gunakan kata-kata copywriting yang menarik. Kalau memungkinkan, beri promo-promo menarik. Beli 2 gratis 1, free ongkir, dll)

Menurut pengalaman kami, grup FJB (forum jual beli) facebook daerah cukup efektif untuk mempromosikan produk jualan kita. Yap, tentunya dengan syarat poin-poin yang kami sebutkan di atas.


Agar bisnis thai tea Anda bisa menghasilkan dan sukses. Anda dapat mengaplikasikan tips di atas sehingga bisnis Thai Tea Anda ramai pembeli dan untung besar.

Semoga bermanfaat dan salam struggle!