Manfaat Menggunakan Puisi dalam Pembelajaran Bahasa

Manfaat pendidikan menggunakan puisi

Puisi dapat digunakan sebagai media untuk mengajar bahasa karena menunjukkan jalan untuk mengajarkan keterampilan bahasa dasar. Beberapa manfaat pendidikan menggunakan puisi dijelaskan oleh Sarac:

Sudut pandang yang berbeda untuk bahasa:

Ini memperluas perspektif melihat pelajar, karena mereka mulai menggunakan bahasa dengan cara yang sama sekali berbeda. Tata bahasa yang digunakan dalam puisi berbeda (tidak mengikuti aturan tata bahasa yang khas) misalnya kalimat tidak lengkap. Sintaksnya juga berbeda misalnya, dalam ayat ini “perempuan dan laki-laki baik kecil dan kecil; tidak peduli siapa pun sama sekali” struktur kalimatnya tidak mengikuti penggunaan tata bahasa yang khas. Kosakata yang digunakan juga berbeda misalnya kata “tidak ada” yang digunakan dalam puisi tidak termasuk dalam kosakata bahasa Inggris standar, tetapi dalam puisi itu memberikan makna yang ingin dijelaskan penyair. Seorang penyair mungkin menggunakan bahasa gaul dan jargon untuk membuat puisinya lebih bermakna. Dengan cara ini pelajar menangkap sudut pandang yang berbeda terhadap bahasa dengan melampaui kegunaan yang diketahui.

memotivasi pembaca:

Puisi selalu memiliki makna tersembunyi yang tidak pernah diungkapkan dengan jelas, untuk menangkap makna aslinya pembaca harus menggali lebih jauh dan puisi memicu pembaca yang tidak termotivasi untuk mencari tahu apa yang ada di dalamnya. Dengan membaca satu ayat, hampir setiap orang dari 10 orang akan memiliki interpretasi yang berbeda.

TRENDING:  5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memilih Pengencang Sekrup

Asosiasi emosional:

Setiap kali pembaca membaca sepotong puisi, dan mendapatkan ide aslinya, mereka mulai menemukan asosiasi antara kata-kata dan kehidupan mereka sendiri dan ketika pembaca mampu melakukannya, dia akan menghasilkan respons emosional. Dengan demikian, puisi membangkitkan perasaan dalam hati dan pikiran.

Mempelajari kiasan:

Membaca puisi membuat pembaca dapat mengidentifikasi berbagai kiasan yang digunakan di dalamnya misalnya metafora, personifikasi, simile, citra dan ironi dll karena mereka adalah bagian dari bahasa sehari-hari.

Sifat puisi:

Puisi merupakan pengalaman yang menyenangkan dalam mempelajari bahasa baru dengan sifat-sifat ritme dan rima, yang keduanya menggambarkan cinta, kasih sayang, dan penghargaan terhadap kekuatan dan bunyi suatu bahasa. Dengan demikian, pembaca menjadi lebih akrab dengan aspek supra-segmental bahasa yaitu. nada, tekanan, dan intonasi.

Elemen semiotik:

Ini adalah studi umum tentang tanda dan simbol dan fungsinya dalam bahasa dan elemen-elemen ini dipelajari dengan sempurna oleh puisi. Dalam puisi tidak ada yang sejelas yang dikatakan, selalu ada beberapa makna yang lebih dalam dan untuk menggambarkan gambar yang lebih dalam itu diperlukan penanda dan petanda yang digunakan oleh penyair dalam puisi.

Leave a Comment